makna, inspirasi, Semangat dan Motivasi

Motivasi







4  Fokus Dalam Bisnis online






Sukses  tidak datang dengan sendirinya, kita perlu fokus dalam  melakukannya,  Dalam bisnis online, ada beberapa hal mendasar yang  perlu  diketahui dan dilakukan untuk dapat berhasil sebagai netpreneur.    Hal-hal tersebut terbagi kedalam 4 fokus perhatian.




Research

90%  pebisnis online gagal dalam hal research. Ini adalah hal  paling  mendasar dalam melaksanakan bisnis anda.  Research disini   tentunya adalah research untuk kata kunci yang nantinya akan digunakan   sebagai penarik traffic ke dalam website. Karena ini adalah  pengetahuan  dasar maka and wajib melakukannya dengan sebaik-baiknya.  Jangan sampai  anda salah dalam menentukan kata kunci. Dalam hal  menentukan kata kunci  ini sebaiknya anda dapat melihat

1.  Apakah kata kunci tersebut  ada pencarinya atau tidak? Karena  keyword tanpa pencari sama saja sayur  tanpa garam :)

2.  Setelah ada pencarinya, maka pertanyaan  selanjutnya adalah …   apakah pencari tersebut berpeluang untuk membeli  atau tidak? Seperti  keyword free atau gratis, sudah jelas pencarinya  mencari barang  gratisan, (walaupun ada strategi untuk memberi barang  gratisan sebagai  promosi branding atau “menggaet” suatu komunitas dll,)  akan tetapi  sebagai awal sangat disarankan untuk fokus kepada pasar  orang-orang  dengan kemampuan dan kemauan untuk membeli sesuatu


Traffik


Traffic  disini adalah pengunjung website kita. Traffic menjadi topic  penting  untuk dibahas karena tanpa adanya pengunjung, apapun yang kita  jual pada  website kita, tidak akan ada yang melihat, dan secara  otomatis tidak  ada juga penjualan  di website kita. Walaupun banyak  website menawarkan  jasa untuk meningkatkan traffik dengan imbalan  sejumlah rupiah/dollar,  kita sebenarnya dapat melakukannya sendiri  dengan menggunakan  tools-tools yang bertebaran di internet. Sebagian  bahkan menawarkan  jasanya secara haratis alias free alias gretongan.

Copywriting

Copywriting  merupakan sebuah istilah dari orang periklanan, arti dari  copywriting  menurut bahasa saya adalah, tulisan untuk mempengaruhi  orang. Dalam hal  ini diterapkan untuk mempengaruhi pengunjung untuk  membeli produk kita  hehehe..  merubah pengunjung menjadi pembeli bukan  hal mudah, tapi tidak  susah juga, tergantung keinginan kita untuk  belajar.  Banyak netpreneur  mengistilahkan copywriting ini sebagai  sales letter atau surat cinta  kepada pelanggan :)

Produk

Loh  .. produk ko’ ditaro di bagian terakhir?  yah ..berhubung sangat  banyak  jenis bisnis online yang tersedia, saya melihat produk bukan hal  utama  lagi mengingat kita bisa “mengambil” produk apapun (sebagai  affiliate  bukan “mengambil” sebagai maling.. piss ah) untuk dijual.  Lagi pula kita  musti ingat perkataan marketer ulung negeri kita  Hermawan Kertajaya  yang mengatakan “seorang marketer sejati mampu  menjual apapun, kapanpun,  dan dimanapun”(kalo salah quote maapkan ya  om)kira-kira begitulah. Dan  hebatnya lagi, setelah mengetahui bagaimana  seluk beluk research, kita  bisa melihat sebenernya pasar sekarang  membutuhkan produk seperti apa.

Dengan  mengingat selalu 4 fokus utama dalam bisnis ini, mudah-mudahan  anda  dapat memiliki pegangan atau patokan untuk melangkah. kita akan  secara  detil membahasnya satu persatu focus diatas pada artikel  berikutnya.

Sumber:  http://www.siapapunbisa.com 





Ide  bisnis



Untuk memulai  bisnis anda tentunya  anda  membutuhkan sebuah ide cemerlang, ide bahasan atau tema dari website  anda nantinya. Ada banyak cara untuk  mendapatkan ide brillian, salah  satunya adalah dengan cara melihat kedalam hati  anda. Apa yang menjadi  hobby, kesukaan, bidang spesialisasi anda, atau apapun asalkan  anda  memiliki gairah untuk membahasnya. Bisa tentang music faourit  anda,   binatang kesayangan, atau apapun keinginan anda. Karena dengan membahas  tentang hal yang anda senangi,  anda tidak akan merasa terbebani atas  semua proses yang musti di tempuh.















Keyakinan  3


Saya ingin menarik perhatian Anda pada peristiwa atau hal yang tidak   mendapat perhatian masyarakat, dan pada umumnya dianggap tidak  mempunyai  pengaruh penting pada jiwa, serta kehidupan manusia, ataupun  pada  perasaan hati manusia.
Mengapa hal itu dianggap tidak begitu penting? Apakah sebenarnya uang   berpengaruh besar pada pendirian hati, jiwa, kehidupan pribadi, dan   terlebih lagi berpengaruh pada orang lain?
Jawabannya adalah: KATA-KATA PRAKTIS, yang Anda pakai  dalam  kehidupan sehari-hari. Kata-kata yang selalu dipakai setiap saat.
Apakah Anda menggunakan kata-kata yang membangkitkan RASA HORMAT  dan  MENGHARGAI DIRI SENDIRI?
Ketika berbicara tentang sesuatu, khususnya tentang diri sendiri; tanpa   mengenal diri sendiri, bukannya kata-kata positif, melainkan kata-kata   negatif yang berhamburan keluar; yang dikatakan dengan wajah tanpa   ekspresi bersalah, dan dilakukan tanpa disertai pikiran, bahwa ITU   ADALAH SUATU HAL YANG BURUK.
Akan tetapi, semakin sering kita berbicara tanpa memikirkan, bahwa hal   itu buruk, maka ini tidak saja membuat diri sendiri bodoh, tetapi juga   membawa pengaruh buruk pada jiwa orang yang mendengarnya.
Ini sama seperti pepatah yang mengatakan, "adanya sebuah apel busuk di   dalam keranjang, akan merusak seluruh apel-apel cantik yang ada di   sekitarnya".
Jika lebih jelas lagi, ada perasaan nurani yang tersembunyi dalam   kehidupan spiritual manusia. Walaupun hanya sepatah kata diucapkan, apa   yang disebut perasaan nurani tersembunyi ini, seakan secara otomatis   bereaksi terhadap suara, baik disadari ataupun tidak.
Pada saat menyadari perasaan alam bawah sadar ini, keadaannya akan   menjadi seperti itu.
Maka, lahirlah KATA-KATA AGUNG dan KATA-KATA  SUCI. Dengan  kata lain, jika segala sesuatu diutarakan dengan KATA-KATA  OPTIMIS  dan POSITIF, maka dalam kehidupan akan muncul dalam  keadaan baik.
Akan tetapi, sekali saja, kata-kata seperti "kemarahan", "kesedihan",   "penderitaan", "kebingungan", dan "kecemburuan", yang tanpa segan-segan   berhamburan keluar dari mulut, maka pada saat itu juga, selain  dikatakan  Bodoh, hal itu juga akan mengundang akibat yang mengerikan.  Ini  Kenyataan!!
Tidak ada kekuatan lebih besar, yang dapat dirasakan manusia secara   langsung, melebihi "kata-kata praktis" yang dipakainya dalam kehidupan   sehari-hari. Hal tersebut menentukan tindakan yang benar-benar disadari   lebih dari kekuatan yang dirasakan yaitu "kekuatan batin".
Dapat dikatakan, bahwa orang yang dapat memahami hal ini dengan benar,   dan menerapkannya dalam kehidupannya; maka orang itu akan menjadi ORANG   LUAR BIASA PRIMA.
Sekian, semoga bisa membawa manfaat positif dan optimis di dalam   menjalani kehidupan ini.




Keyakinan  sukses 2


Keyakinan menentukan sikap dan tindakan. Keyakinan adalah sesuatu   yang diyakini dan hidup dalam batin yang entah secara sadar atau tidak,   dapat menentukan sikap-sikap dan tindakan. Keyakinan bisa berwujud   aturan atau hukum yang menyatakan sebab-akibat yang akan hidup di dalam   hati.      Misalnya, bila tidak memiliki gelar sarjana, jangan harap  dapat  menjadi seorang manajer; bila saya mau jadi juara satu, saya  harus giat  belajar; bila ulangan matematika saya jelek, saya adalah  murid bodoh.

Keyakinan  dapat juga terwujud dalam kata-kata seperti, ”Ayahku hanya  tukang ojek,  ibuku dagang kue, ayahku tentu saja tak pantas jadi  manajer.” Atau  ”Jika temanku yang pandai saja mendapatkan nilai yang  jelek, bagaimana  mungkin aku mendapatkan nilai baik.” Keyakinan bisa  juga berupa  pernyataan mengenai sesuatu atau rumusan umum mengenai apa  yang ada di  dalam benak atau hati yang akan memengaruhi sikap dan  tindakan kita.  Contohnya, tidak kerja keras, tidak dapat uang; rajin  pangkal pandai;  saya adalah orang yang terampil; saya adalah orang yang  tidak berbakat;  dan sebagainya.

Keyakinan juga dapat timbul dari pengalaman, apa  yang dibaca, apa yang  didengar, dan apa yang dirasakan. Keyakinan telah  melandasi cara kita  berpikir, berbicara, dan bertindak. Ada siklus  antara keyakinan,  tindakan, potensi, dan hasil yang kita peroleh.  Apabila kita yakin bisa  mencapai hasil yang telah ditetapkan, tindakan  kita akan semakin  intens dan sungguh-sungguh.

Ketika tindakan  kita banyak dan sungguh-sungguh, potensi yang digunakan  akan semakin  besar. Semakin besar potensi yang digunakan, hasilnya  akan semakin besar  pula. Semakin besar hasilnya, kita akan semakin  yakin. Sebaliknya, jika  hasil kita tidak bagus, keyakinan akan menciut.  Semakin kecil  keyakinan, semakin sedikit tindakan kita. Semakin  sedikit tindakan dan  kesungguhan, semakin sedikit potensi yang  digunakan. Semakin kecil  hasilnya, semakin yakin pula bahwa kita tidak  mampu.

Apabila ada  teman kita yang merasa tidak punya bakat dalam suatu bidang  atau  pelajaran, misalnya matematika. Apakah ia memang bodoh dalam  pelajaran  matematika? Belum tentu. Bisa jadi perasaan tidak berbakat  itu  disebabkan oleh sebuah pengalaman tidak enak pada masa lalu.  Misalnya,  ketika masuk SD ia belum diajari konsep angka 1, 2, 3 oleh  orangtuanya,  ternyata teman-teman barunya di SD sudah mengerti  angka-angka dan  konsepnya. Ditambah lagi, gurunya juga mengajar dengan  cara yang salah.  Bisa jadi ia minder, merasa tidak mampu dalam  pelajaran matematika.  Kemudian, nilai latihannya menjadi jelek. Karena  kejadian itu, ia yakin  dalam hatinya bahwa ia tidak bakat dalam  matematika.

Tahun-tahun  selanjutnya, karena ia sudah yakin dirinya tidak berbakat  di bidang  matematika, saat pelajaran matematika pun ia malas untuk  mengikutinya.  Akibatnya, nilainya menjadi rendah. Hal ini menambah  keyakinannya bahwa  ia memang benar-benar tidak berbakat di bidang  matematika. Perlu  diingat, ketika memperoleh hasil yang jelek, 97%  orang akan semakin  terperosok. Hanya 3% saja yang merasa tertantang  untuk bertindak,  belajar, dan berusaha lebih baik.

Semudah itukah orang  menyimpulkan bahwa suatu usaha tidak sukses karena  bukan bidangnya?  Padahal penyebabnya adalah ia tidak memiliki  keyakinan 100% bahwa ia  mampu menjalaninya. Ketidaktahuan ataupun  ketidakmampuan dalam kemampuan  teknis bukanlah alasan gagal. Semua bisa  dipelajari seiring dengan  perjalanan sukses Anda. Yang terpenting,  pegang teguh visi atau impian  sukses Anda dan melangkahlah dengan penuh  keyakinan sejak langkah  pertama. Orang sukses dapat menjadi sukses  karena mengetahui cara  menjadi sukses. Begitu pula orang gagal, akan  terus menjadi gagal karena  mengetahui pola menjadi gagal. Siklus akan  terus berulang, tergantung  bagaimana keyakinan kita.

Contohnya, seorang remaja yang akan  menjalani usaha Multi Level  Marketing, yakin-modal-sukses1tetapi  masih diliputi keraguan, apakah  nantinya setelah menekuni bisnis MLM ia  bisa sukses atau tidak.  Akhirnya, walaupun ia memutuskan untuk mencoba  menekuni bisnis MLM,  tetapi karena berangkat dari keyakinan yang tidak  penuh, ia pun tidak  sukses di bisnis MLM. Ia hanya ingin mencoba siapa  tahu cocok dan  sukses. Yang ia kerjakan hanya setengah-setengah,  hasilnya pun  setengah-setengah. Akhirnya muncullah kalimat, BISNIS MLM  tidak sesuai  untuk saya.

Pembentukan keyakinan yang kuat diumpamakan sebagai  sebuah meja dengan  kaki sebagai referensi. Untuk membentuk keyakinan  yang kuat, kaki  mejanya harus banyak dan kokoh. Anda contohkan saja  seorang siswa yang  bermaksud membentuk keyakinan bahwa dirinya bisa  menjadi mahasiswa  berprestasi. Untuk membentuk keyakinan ini, dia  membutuhkan:
Pertama, afirmasi dari dirinya sendiri. Misalnya,  dengan mengatakan di  setiap pagi dan menjelang tidur di depan cermin,  “Lisa, kamu pantas  menjadi siswa berprestasi. Kamu rajin, pintar, dan  harusnya mampu  menjadi siswa berprestasi.”
Kedua, dia juga  membayangkan dirinya sudah menjadi seorang siswa  berprestasi dan juga  melakukan dengan berani apa pun yang dibutuhkan  untuk menjadi siswa  berprestasi. Gambaran itu tidak berupa gambar diam,  melainkan berupa  film penuh warna, suara, dan rasa. Baik afirmasi  maupun imajinasi yang  dilakukannya, itu diolah sedemikian rupa sehingga  bisa berkesan secara  emosi.

Untuk afirmasi dalam hal isi pesan, pilihan kata,  termasuk pada  bagaimana dia mengatakan. Itu artinya, dia sudah punya  minimal dua kaki  meja pendukung. Tiap afirmasi dan imajinasi adalah satu  kaki meja  sehingga ragam dan kuantitas afirmasi serta imajinasi amatlah  penting  di sini. Akan lebih kuat lagi jika Lisa mendapatkan kaki  mejanya dari  orang lain, yaitu ketika orangtuanya mengatakan, “Lisa,  kamu kan anak  mama yang pandai, kamu pasti mampu menjadi siswa  berprestasi” atau  temannya berkata, “Lisa, kamu tidak ikut kompetisi.  Kamu kan anak  pintar. Kamu pasti mampu.” Semua itu membentuk kaki meja,  dan semua itu  membuat keyakinan si Lisa menjadi kokoh.




Keyakinan  sukses


Ternyata memulai  suatu bisnis  tidak harus selalu diawali dengan              uang. Uang  memang  penting, tetapi ternyata bukan yang terpenting.              Ada  tiga  modal dasar yang harus kita miliki jika ingin memulai suatu                usaha.
Keberanian. Jika ingin memulai usaha  baru, modal pertama dan               terutama bukanlah uang, tetapi  keberanian: keberanian  berubah,              keberanian untuk bermimpi,  keberanian untuk  bertindak, keberanian              untuk gagal, dan  keberanian untuk  sukses. Segunung ide dan segudang              uang tak  ada artinya  tanpa keberanian. Henry Nestle, raja bisnis               dalam industri  makanan bayi dan makanan kering, memulai bisnisnya               dari  keberanian untuk berubah. Pada masa krisis ekonomi                berkepanjangan, sulit bagi rakyat di negaranya untuk mencari makanan                untuk bayi. Nestle yang pada saat itu adalah seorang ahli   kimia,              menggunakan keahliannya untuk menemukan solusi   terbaik bagi makanan              bayi yang mudah dibuat dan bergizi.   Setelah berjuang untuk berusaha,              akhirnya Henry berhasil   menemukan ramuan yang paling tepat untuk              makanan bayi.   Temuannya ini kemudian dikembangkan menjadi bisnis              yang   berhasil dan mendunia.     Keyakinan. Selain keberanian, kita  juga perlu memiliki  keyakinan              sukses. Keyakinan ini hanya  bisa kita dapatkan  jika kita memiliki              mimpi sukses yang  jelas. Semakin jelas  gambaran kita mengenai mimpi              kita,  semakin tinggi derajat  keyakinan kita untuk sukses. Dengan               gambaran yang jelas,  akan lebih mudah bagi kita untuk mempersiapkan               semua yang  diperlukan ataupun dipersyaratkan bagi  terwujudnya mimpi               tersebut. Kenichi Ohmae, ”Management  Guru” dari Jepang, melihat               perlunya semua orang, terutama  pelaku bisnis untuk memiliki  gambaran              kesuksesan mereka di  masa depan dengan jelas,  karena gambaran yang              jelas ini  dapat menumbuhkan keyakinan  untuk mewujudkannya secara               proaktif. Keyakinan juga bisa  ditumbuhkan dari persiapan yang cukup.               Charles Schwab  seorang investor yang merupakan pionir dalam               mendirikan  perusahaan pialang, dengan menuliskan semua  yang ingin               diraihnya secara rinci. Rincian mimpi sukses  ini disusun kembali               berdasarkan prioritas yang ingin  dicapainya, dan rencana aksi  untuk              mencapainya. Strategi  penyusunan prioritas dan  rencana aksi ini,              ternyata  berhasil menumbuhkan keyakinan  Schwab untuk sukses. Dengan               strategi ini, Schwab berhasil  membangun kerajaan bisnisnya di bidang               investasi, sehingga  menjadi perusahaan pialang terkemuka di  dunia.            
Ketekunan.  Membangun sebuah bisnis memang tidak mudah. Upaya ini                memerlukan perjuangan yang tekun sebelum sukses dapat  diwujudkan.               Orang yang sukses adalah orang yang tidak  menyerah sebelum sukses               itu dapat diraih. Mungkin saja ia  harus mengalami banyak  kegagalan,              tetapi ia bangkit  kembali dan memiliki keuletan  untuk mencoba lagi.              Thomas  Alva Edison, penemu bola lampu,  dan pendiri perusahaan               barang-barang elektronik terkemuka  di dunia, General Electrics, juga               berhasil berkat  ketekunannya yang luar biasa. Dalam upaya  menemukan              bola  lampu tersebut, Edison harus mengalami  banyak kegagalan. Jika               orang lain berhenti berusaha ketika  terantuk pada kegagalan yang               pertama, kedua, ketiga  ataupun keempat, tidak demikian dengan               Edison. Ia puluhan  kali harus mengalami kegagalan, sebelum  akhirnya              bola  lampu berhasil ditemukannya. Ketekunannya ini  membuahkan hasil               yang tidak hanya bisa dinikmati oleh  Thomas Alva Edison sendiri,               melainkan juga oleh seluruh  dunia. Ray ”McDonald” Kroc juga  memiliki              ketekunan yang  luar biasa dalam membangun bisnis  makanan cepat              sajinya  ini. Sebelum meraih keberhasilan,  berbagai profesi pernah               ditekuninya, dari supir truk  sampai salesman, dari posisi terendah               sampai tertinggi.  Semua dijalaninya dengan tekun tanpa putus  asa,              walaupun  berbagai penolakan, kegagalan harus  dijalaninya. Hasilnya?               Luar biasa. Ketekunan Ray Kroc telah  mempersembahkan kerajaan bisnis               makanan cepat saji yang  telah menggurita di seluruh dunia.
Back To Top